
Jenis permukaan lapangan multifungsi untuk berbagai kebutuhan olahraga
Jenis permukaan lapangan multifungsi perlu dipilih berdasarkan fungsi lapangan, lokasi indoor atau outdoor, kondisi lantai dasar, intensitas penggunaan, kebutuhan olahraga, serta anggaran proyek. Tidak semua sistem flooring memiliki karakter yang sama, sehingga material yang sesuai untuk satu fasilitas belum tentu menjadi pilihan terbaik untuk fasilitas lainnya.
Pada lapangan multifungsi, pertimbangannya menjadi lebih kompleks karena satu permukaan dapat digunakan untuk beberapa cabang olahraga sekaligus. Permukaan perlu mendukung aktivitas pemain, memiliki marking yang mudah dibaca, sesuai dengan kondisi lingkungan, dan dapat dirawat secara realistis dalam jangka panjang.
Karena itu, pemilihan permukaan sebaiknya tidak dilakukan hanya berdasarkan warna atau harga per meter persegi.
Mengapa Permukaan Lapangan Multifungsi Perlu Direncanakan dengan Baik?
Permukaan merupakan bagian lapangan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas pemain.
Selain menentukan tampilan, sistem permukaan juga berkaitan dengan:
- karakter pijakan;
- tingkat kekasaran;
- daya cengkeram;
- ketahanan terhadap penggunaan;
- kondisi ketika terkena cuaca;
- kemudahan pembersihan;
- kebutuhan perawatan;
- dan kejelasan marking.
Lapangan yang digunakan untuk basket, voli, badminton, atau aktivitas olahraga lainnya juga dapat mempunyai kebutuhan berbeda.
Karena itu, sebelum memilih material, tentukan terlebih dahulu olahraga apa yang menjadi fungsi utama dan olahraga apa saja yang akan digabungkan.
Jika ukuran dan susunan lapangan belum ditentukan, lihat panduan ukuran lapangan multifungsi dan cara menentukan layout yang tepat sebelum menentukan sistem permukaan.
Apa Saja Jenis Permukaan Lapangan Multifungsi?
Beberapa sistem dapat digunakan untuk fasilitas olahraga multifungsi. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan kondisi proyek dan spesifikasi penggunaan.
Berikut beberapa jenis yang umum dipertimbangkan.
1. Sport Coating Acrylic
Sport coating berbasis acrylic merupakan salah satu pilihan untuk lapangan olahraga dengan permukaan dasar yang sesuai.
Sistem ini umumnya diaplikasikan di atas permukaan seperti beton atau aspal yang telah dipersiapkan dengan baik.
Salah satu produk yang digunakan untuk kebutuhan lapangan olahraga adalah Tennokote TNK-1000 WA dari Propan. Berdasarkan data teknis produsennya, produk tersebut merupakan coating acrylic berbasis air yang dapat digunakan pada area interior maupun eksterior dan memiliki daya lekat pada beton, aspal, serta paving.
Produk tersebut juga ditujukan untuk beberapa area olahraga seperti lapangan basket, badminton, dan tenis.
Untuk lapangan multifungsi, sport coating memiliki beberapa karakter yang membuatnya dapat dipertimbangkan:
- dapat digunakan untuk area indoor maupun outdoor sesuai sistem produk;
- tersedia dalam berbagai pilihan warna;
- mendukung pembuatan marking beberapa cabang olahraga;
- memberikan tampilan lapangan yang rapi;
- serta relatif mudah disesuaikan dengan desain warna fasilitas.
Namun, hasil akhir sangat dipengaruhi kondisi permukaan dasar.
Coating bukan solusi untuk menyembunyikan seluruh masalah pada beton.
Apabila lantai mengalami retak, bergelombang, lembap, atau mempunyai masalah drainase, kondisi tersebut perlu diperiksa dan ditangani terlebih dahulu.
Pentingnya Kondisi Base pada Sistem Coating
Salah satu kesalahan dalam merencanakan lapangan adalah terlalu fokus pada lapisan paling atas.
Padahal kualitas base mempunyai peran besar terhadap hasil akhir.
Sebelum aplikasi coating, beberapa kondisi perlu diperhatikan:
- apakah permukaan cukup rata;
- apakah terdapat retak;
- apakah beton masih rapuh;
- apakah ada lapisan lama yang terkelupas;
- apakah terjadi genangan air;
- dan apakah permukaan terkontaminasi minyak, debu, atau material lain.
Pada lapangan outdoor, kemiringan lantai dan sistem pembuangan air juga perlu diperhatikan.
Permukaan yang terlihat bagus ketika baru selesai belum tentu bekerja dengan baik apabila air terus menggenang setelah hujan.
Karena itu, pemer
0 Komentar